$ eL a m A T D a t A n G di B l o G Andrey Christianto W.K

Minggu, 14 Desember 2008

Cara Membuat Website Dengan Word

Membuat website dg menggunakan word adalah yg paling gampang karena jaman sekarang siapa sih yang gak bisa menggunakan word.

  • Caranya sama saja seperti jika anda membuat ketikan surat, cerpen atau apapun. Atau jika anda males ngetik anda bisa aja meng copy isi website ini dengan memencet ctrl+ a lalu ctrl+c, setelah itu buka word dan pencet ctrl+v untuk memindah semua isi website ini. (bentuk dari hasil copy mungkin akan berubah layout-nya / menjadi satu kolom).
  • Anda bisa memasukkan gambar dng menklik insert-picture-from file untuk memperindah tampilan website anda.
  • Adapun hal tambahan yg perlu anda ketahui adalah bahwa anda sebaiknya (tapi tdk harus) membuat file lebih dari satu dan me-link-nya satu sama lain.
  • Simpanlah file anda dan beri nama index.htm ( index.htm akan menjadi halaman utama dari website anda / home page ). Untuk file yg lainnya anda dpt menyimpannya dng nama yg lain ( hrs selain index.htm). Usahakan menyimpan semua file anda dlm satu folder yg sama (baik itu ketikan html, gambar ataupun MP3 yg anda masukan).

  • Cara untuk me link antar halaman yaitu dengan memblok suatu kata lalu klik insert-hyperlink (anda juga bisa melakukannya dengan memencet kontrol K / pencet Ctrl+K secara bersamaan ).
  • Setelah mencet Ctrl+K maka kotak spt diatas akan muncul. Anda tinggal mem browse file yg anda inginkan untuk di link.
  • Langkah selajutnya anda tinggal meng upload semua file anda ke web host

Setup BIOS

Nyalakan PC dan dengan beberapa langkah lagi PC pun siap Anda nikmati.
Sabar. PC memang telah selesai Anda rakit, tapi perlu beberapa pengesetan lagi sebelum bisa Anda
pakai. Dan kali ini singkirkan deh obeng dan peralatan lainnya.
Yang Anda perlukan cuma tak-tik pada kibor atau klak-klik dengan mouse saja, karena Anda tinggal
mengeset BIOS dan menginstal sistem operasi saja. Pada praktik ini kami menggunakan sistem
operasi Windows XP Profesional (Original).
O ya, jika Anda menemukan masalah, jangan buru-buru panik. Anda bisa melihat berbagai
kemungkinan penyebab dan solusinya pada bagian troubleshooting di akhir laporan ini.

MENGATUR BIOS
LANGKAH 1
Hubungkan monitor, kibor, mouse dan
peranti lainnya pada PC. Jangan lupa
tancapkan kabel power ke port power di
belakang PC. Sesudah itu, tekan tombol
power pada PC dan monitor untuk
menghidupkan komputer rakitan Anda. PC
segera melakukan proses booting.

LANGKAH 2
Segeralah menekan tombol [Delete] pada
kibor untuk masuk ke menu BIOS/CMOS
Setup.

LANGKAH 3
Anda akan masuk BIOS. Pada workshop ini, motherboard yang kami gunakan menggunakan
AwardBIOS. Jadi langkah-langkah berikut ini disusun berdasarkan AwardBIOS. Pengaturan
untuk jenis BIOS lainnya kurang lebih sama saja kok. Nah, hal pertama yang harus Anda lakukan
adalah mengeset waktu yang akan digunakan oleh sistem komputer. Aturlah melalui menu [Main]
[System Time]. Untuk mengubahnya, gunakan tombol [+], [-] dan tombol [Tab] pada kibor Anda

LANGKAH 4
Selanjutnya, dengan cara yang sama, ubahlah tanggal pada sistem komputer Anda melalui menu
[System Date].

LANGKAH 5
Setelah mengeset waktu dan tanggal dari sistem, jika mau, Anda juga dapat memasang
password BIOS agar orang lain tidak dapat mengubah setelan BIOS yang Anda buat. Caranya,
pilih menu [Supervisor Password], lalu tekan tombol [+] pada kibor. Selanjutnya, masukkan
password Anda pada boks Enter Password, lalu klik [Enter]. Masukkan kembali password Anda
pada boks Confirm Password, kemudian kembali klik [Enter]. Nah, sekarang status opsi
Supervisor Password pasti menjadi Enabled.

LANGKAH 6
Bila PC Anda akan dipakai beramai-ramai, Anda juga bisa mengeset user password untuk
masing-masing pengguna. Manfaatkan saja menu [User Password]. Cara mengesetnya sama
saja kok dengan pengaturan pada supervisor password.

LANGKAH 7
Sekarang bukalah menu [Advanced] dengan menekan tombol [‡] (arah panah ke kanan) pada
kibor Anda, lalu pilih [I/O Device Configuration] kemudian [Enter].

LANGKAH 8
Di sini Anda dapat mengatur penggunaan fitur onboard pada motherboard Anda. Misalnya, bila
Anda menggunakan kartu suara dan modem yang bukan on-board, ubahlah opsi [Onboard AC97
Audio Controller] dan [Onboard AC97 Modem Controller] menjadi [Disabled] dengan menekan
tombol [+] pada kibor Anda. Selanjutnya klik [Esc] untuk kembali ke menu [Advanced].

LANGKAH 9
Sekarang pilih opsi [PCI Configuration] lalu tekan [Enter]. Kemudian agar slot USB Anda
berfungsi set opsi [USB Function] menjadi [Enabled]. Jika belum, Anda bisa mengubahnya
dengan menekan tombol [+]. Jika sudah, kembali ke menu [Advanced] dengan menekan tombol
[Esc].

LANGKAH 10
Selanjutnya Anda dapat mengubah manajemen penggunaan listrik dari komputer melalui menu
[Power] dengan menekan tombol [‡]. Namun untuk mudahnya, tak usah mengubah hal apa pun
dalam pengaturan ini.

LANGKAH 11
Selanjutnya buka menu [Boot]. Nah, untuk memudahkan penginstalan sistem operasi yang akan
dilakukan setelah ini, ubahlah pola boot dari PC. Set CD ROM sebagai boot device pertama,
kemudian hard disk sebagai boot device ke dua dan floopy boot device ke tiga, dengan
menggunakan tombol [+] atau [-]. Gunanya, agar tiap kali booting, komputer mencari adanya
sistem operasi di CD-ROM dulu, baru kemudian hard disk, dan floopy.
Masukkan CD instalasi Windows XP ke CD-ROM drive. Setelah itu, pilih menu [Exit] [Exit Saving
Changes] untuk keluar dari BIOS dan menyimpan pengaturan yang Anda buat barusan.
Selanjutnya komputer akan restart. Dan jika Anda tadi mengaktifkan user password, maka akan
muncul bok password. Isi password tersebut agar komputer dapat melanjutkan proses booting.

Backup, Restore, dan Clonning dengan Norton Ghost 2003

Kapan kita menggunakan Norton Ghost di Windows
Gunakan Norton Ghost di Windows untuk melakukan hal-hal berikut :
• Backup Computer, baik dilakuan saat setelah installasi windows dan program-
program yang kita butuhkan (masih fresh).
• Restore file image, saat windows error atau terkena virus. Sehingga kita tidak perlu
melakukan installasi ulang windows yang lama dan membosankan.
• Clonning harddisk atau partisi ke harddisk lain atau partisi lain
Ini tidak dapat digunakan jika Windows tidak bisa booting, gunakan Ghost.exe lewat DOS
untuk hal-hal berikut :
• jika tidak dapat booting windows
• clonning harddisk yang belum terinstall windows
Backup harddisk atau partition
Hasil dari backup harddisk atau partisi dapat langsung di burning ke CD/DVD atau
disimpan sebagai file image (*.gho).
1. Jalankan Norton Ghost dari start menu atau system tray
2. Pada Ghost Basic Windows, click Backup, kemudian Next.
3. Kemudian pilih disk atau partisi yang akan di backup. Disebelah kanan pilih
Destination, File atau Recordable CD or DVD. Source pilih Disk1 > [C:] untuk
detination Pilih File lalu click Next>.
4. Klik Browse untuk mentukan letak dimana file image disimpan dan beri nama.
Kemudian Klick Next>.
5. Lewati Advanced Setting Klik Next>.
6. Klik Run Now. Windows akan restart dan mejalankan proses backup
Restore Computer dari file image
Rertore menggunakan wizard di dalam Windows.Jika windows tidak dapat booting, harus
memakai Ghost.exe lewat DOS untuk merestore harddisk atau partisi.
1. Pada Ghost Basic Windows, Klick Restore, kemudian Next
2. Di Restore Wizard windows, Klick Browse, buka file image yang akan direstore.
Kemudian Klick Next> .
3. Pada panel Source Image pilih partisi yang akan direstore. Di panel Destination
pilih partisi tujuan. Kemudian klik Next>.
4. Pada dialog box Overwrite partition warning. Beritanda pada Overwrite Windows
kemudian Klik Next> .
5. lewati Advanced Setting Klik Next>.
6. Klik Run Now. Windows akan restart dan mejalankan proses restore
Clonning Harddisk atau partition
Clonning harddisk berguna untuk menginstall harddisk yang belum terinstall windows
sehingga menghemat waktu. Terlebih dahulu pasang harddisk kedua sebagai slave atau
pada secondary IDE. Kemudian nyalakan Computer dan masuk ke Windows.
1. Pada Ghost Advanced windows, Klick Clone, kemudian Next>.
2. Harddisk akan terdeteksi, kemudian tentukan source dan detination disk. Klik
Next>.
3. Lewati Advanced Setting Klik Next>.
4. Klik Run Now. Windows akan restart dan mejalankan proses clonning.
Membuat Norton Ghost Boot Disk
Boot disk digunakan saat windows tidak bisa booting atau kita ingin merestore Image yang
ada pada CD/DVD. untuk booting bisa digunakan CD ghost atau melalui disket.
Lankah-langkah membuat Norton Ghost Boot.
Cara1 :
1. Pada Ghost Utilities windows, klick Norton Ghost Boot Wizard, kemudian
Next>.
2. Pilih CD/DVD Startup Disk with Ghost. Kemudian klik Next>.
3. Klick Next >.
4. Tinggal Next dan Next, kemudian akan meminta 2 buah disket ikuti perintahnya
sampai selesai.

Cara2 :
1. Buat startup disk lewat explorer. Buka explorer.
2. klik kanan drive A: kemudian klik format.
3. pilih create startup disk. Kemudian strat.
4. setelah startup disk jadi, delete semua file yang ada di drive A:
5. terakhir copy kan file Ghost.exe ke dalam drive A:

Menggunakan Norton Ghost lewat boot Disk
Langkah-langkah menggunakan Norton Boot Disk
1. Booting Computer lewat CDROM atau disket
2. Tampil Norton Ghost seperti dibawah
3. Pilih Local > Disk >
o To Disk : untuk clonning harddisk
o To Image : untuk membackup harddisk menjadi file Image atau di burning
ke CD/DVD
o From Image : untuk merestore harddisk dari file image
Pilih Local > Partition >
o To Partition : untuk clonning partition
o To Image : untuk membackup partition menjadi file image atau di burning
ke CD/DVD
o From Image : untuk merestore partition
4. Misal merestore file image, pilih Local > Partition > From Image. Pilih file image
gunakan TAB, kemudian clik open
5. Tentukan source kemudian klik OK
6. Tentukan Destination drive kemudian Klik OK
7. Pilih destination partition kemudian klik OK
8. Klik Yes untuk mengoveride windows
9. tunggu sampai proses selesai kemudian restart komputer.
Tips dan Trik
Agar windows hasil clonning atau restore file image dapat berjalan dikomputer lain
sebelum dibackup atau diclonning driver Bus Master IDE Controler di di windows harus
diganti dengan yang Standart :
• buka device manager. Klik kanan My Computer > properties > klik tab Hardware >
klik Device Manager.
• Double klik Bus Master IDE Controler.
• Klik TAB Driver > Upadate Driver
• Pilih install from a list . . . , klik Next
• Pilih Don’t search I will . . . , klik Next
• Ganti driver dengan Standard Dual Channel PCI IDE Controler, klik Next
Setelah driver IDE diganti baru diclonning atau dibackup, sehingga hasil clonning atau
backup dapat digunakan dicomputer lain yang beda motherboard